video-undefined-2A0E542900000578-840_638x372

in Agama

Video Ngedance Saif Rezgui

Akhir-akhir ini nampaknya sering terjadi kasus penembakan yang menimpa warga sipil. Perlu digaris bawahi bahwa ternyata kekerasan ataupun penembakan, dalam hal ini, tidak seolah-olah terjadi pada negara-negara timur tengah saja.

Nyatanya di negara Amerika dan Eropa pun banyak terjadi kasus teror penembakan. Terakhir adalah kasus penembakan yang dilakukan oleh seorang pemuda yang terjadi di Gereja. Tidak hanya itu berita mengejutkan juga datang dari Kuwait dan Tunisia.

Dari kasus terakhir ini, setidaknya 30, orang atau lebih, meninggal dunia akibat penembakan yang dilakukan oleh Saif Rezgui di Tunisia akhir pekan kemarin. Serentak, setelah berita penembakan ini tersebar dibeberapa media maka, dunia mengecam tindakan Saif yang dinilai sebagai serangan teroris yang membahayakan para turis.

ISIS DiBALIK SERANGAN TUNISIA

Adalah suatu kewajiban bagi pihak berwenang untuk mencari tahu latar belakang penembakan yang terjadi di Tunisia itu. Meski kita tahu bahwa pelaku penembakan sendiri telah meninggal karena ditembak mati oleh pihak keamanan. Namun sampai tulisan ini dimuat berita yang paling santer atas tragedi penembakan Tunisia adalah keterkaitan ISIS.

Keterkaitan ISIS bukanlah tanpa alasan. Melainkan terdapat beberapa bukti, yang ditampilkan media-media internasional, terkait penembakan yang terjadi di Tunisia dan serangan bom di Kuwait.

Bukan maksud penulis untuk membahas secara mendalam tentang keterkaitan ISIS dibalik serangan tersebut. Hal ini terjadi karena bila berbicara mengenai hal yang masih ambigu dibutuhkan perencanaan atau konsep yang lama.

Saif Rezgui: Dibalik Sosok Periang

Interpretasi penulis terhadap Saif Rezgui dari video ini justru berbalik 100% dari atau beberapa gambar viral yang menyebar dilokasi penembakan terjadi. Video ngedance Saif Rezgui ini tengah menjadi trend dunia maya.

Sungguh bukan kapasitas penulis juga untuk menyebutkan bahwa Saif Rezgui itu diradikalkan oleh beberapa kelompok militan. Bila saya salah sahaja dalam mengkategorikan hal tersebut, takut-takut saya beroleh dosa fitnah.

Namun perlu dicatat bahwa kondisi ini belum pernah saya temui sepanjang membaca historiografi sejarah Islam semenjak dulu. Bila membunuh tersebut terjadi dalam keadaan perang nampaknya akan lebih mudah penulis mengerti ketimbang keadaan yang terjadi di Tunisia.

Dalam hal ini lebih baik saya serahkan kepada pembaca yang budiman untuk memberikan komentarnya sendiri. Allah maha tahu atas segala perbuatan umatNya…

Muhammad Zaki

Blogger | Writer | Reader | Thinker | Marketer Online | Mahasiswa Sejarah Kebudayaan Islam - Pasca UIN BDG | Youth Muhammadiyah |Work at Istoria Digital Studio
Alumnus Sastra Inggris UIN Bandung yang sedang mengejar Master Humaniora di tempat yang sama namun dalam jurusan berbeda yakni Sejarah Islam. Sesekali hiking, berpuisi, meneliti dan jalan-jalan.

Latest posts by Muhammad Zaki (see all)

Tinggalkan pesan

Comment