in Puisi, Sastra

Suatu Perpisahan

Kudaku, lekas aku akan kembali pada peraduan

Entah kapan kita akan berpisah

Tapi itu merupakan keniscayaan

Bahwa aku akan terbang meninggalkanmu

Kudaku, akupun tak tahu bila engkau bertanya

Hendakkah kau kembali bersemayam lagi

Yang aku tahu aku takan pernah kembali

Hanyalah sekali aku berada dibumi tua ini

Tapi aku yakin bahwa saudaraku masih akan berlabuh

Ke dunia ini bersemayam dengan teman-temanmu yang lain

Hanya dialah yang mampu melakukannya

Dia yang pertama kali menghempaskanku padamu

Dialah juga yang merangkul aku kembali

Terpisah denganmu dan dengan waktu-waktu yang lalu

Kudaku, janganlah engkau bersedih, itu takan mengembalikan semuanya

Tidurlah dengan nyenyak ketika para malaikat menjemputku

Semoga semua bekalku menjadi kunci penerang

Menembus nirwana. syurgawi yang didamba.

Kudaku, maafkan aku, tidak meninggalkan hal berharga padamu

Karena yang demikian tak berharga dihadapanya

Kudaku, semoga pada saatnya nanti Perpisahan ini tiada terhambat

Lepaskanlah aku dengan doa mengiringi

Ketika itu mungkin aku melihat kau menutup mata dengan

Muhammad Zaki Al-Aziz – 2011

Tinggalkan pesan

Comment