in Puisi, Sastra

Refleksi: Yang Sempat Tertinggal Waktu

Berkaca pada waktu yang dirindu

Membuat kita seolah syahdu

Menyadari betapa kita melewati semua kisah dengan cepat

Berakhir dipelabuhan rasa yang membuncah

*

Yang sempat tertinggal waktu

Memang tak bisa diraih kembali

Namun tak menyurutkan kita

Untuk membuat kisah serupa diesok hari

**

Karena

Kenyataannya, yang tertinggal itu

Bukanlah sesuatu yang hampa

Melainkan ia penuh arti

-Serupa langit yang dikira hanya hamparan luas

Begitu kita mendekat

Tak ayal terdapat cahaya yang menyinari bumi pertiwi-

***

Hal tersebut ialah penuh arti

Mewangi dari jiwa yang mengerti

dan menebar serbuk harapan pada cerita hidup setelahnya

****

Kita boleh menyesal tapi tak boleh mengalah

Karena menyesal membuatmu mengerti

Bahwa yang telah terukir pada kisah

tak elok bagi jiwa yang merasa

*****

Kita mengalah maka kita kehilangan

Baik waktu yang berlalu bersama waktu

Sampai kepada waktu setelahnya yang tiada harap

dari waktu yang dirindu dan jiwa yang tak mengerti

******

Yang sempat tertinggal waktu

Adalah sebuah rasa

Ia penuh dengan berjuta makna

Bercabang rindu, harap, cita, sesal dan mimpi

Merindukannya adalah sesuatu yang wajar

Karena manusia adalah pemikir sejati.

Tinggalkan pesan

Comment

  1. kadang suka nyesel, kenapa kemarin2 ada waktu luang tapi kurang dimaksimalkan penggunaanya, tapi menyesal ga bisa merubah apa pun, jadi tetap fokus tetap semangat, agar waktu yg ada bisa sangat berguna ^^