in Karya-karyaku

puisi untuk nisakabilah malam ini

– pernah ketika aku berjalan disungai nan indah jernih airnya, aku sendiri merenungi suara alam nan jernih merdunya, akupun melangkah mengikuti gemercik air itu, mencari apakah ada jembatan suci yang akan membuatku sampai padanya . ketika aku diperaduan, kain putihku terurai melayang bersama nada senyum nya, lalu sampailah aku ditempat yang dihiasi pohon abadi nimow . membuat semuanya hijau sejuk bau surga . lalu keluarlah bidadari itu bermahkotakan kebaikan, kesejukan hati, keindahan surga, kecantikan permaisuri . menemaniku sampai aku melepas ruh jiwa abadi –
– sempat aku bermimpi bertemu nisakabilah dibukit najmi sana . aku ingat ketika dia menatapku dengan senyuman khas sang bidadari surga sana . akan selalu kuingat ketika pertemuan pertama di peraduan sana ketika dia menampakan indah wajahnya dibalik pohon nimow . takan pernah aku lupa ketika dia mengajakku terbang dengan kedua sayapnya –
– kalaupun aku mampu menembus ruang dan waktu . akan aku lalui semua itu dengan paradoks harapanku . membuat keinginan menjadi kenyataan . meyakini yang khayalan menjadi sebuah cerita . nisakabilah kau selalu aku rindui dan ketika waktunya tiba aku akan menjadi pendampingmu diistana jannah sana –

Tinggalkan pesan

Comment