Politik Sederhana: Dalam Pandangan Mereka

Salam alaykum. Izinkanlah saya untuk menulis kalimat ini wie geht es dir? semoga teman-teman selalu berada dalam naungan Allah yang Maha Mulia.

Seperti yang sudah ditulis dalam sebuah judul diatas, bahwasanya memang begitulah keadaan masyarakat sekarang dalam merespon politik yang ada di Indonesia. Setelah saya sempat menjadi salah seorang surveyor untuk mengetahui kondisi sosial politik didaerah X, saya mendapatkan pelajaran yang banyak dari cara bagaimana mereka menjawab beberapa kuseioner atau bahkan dari sikap dan gesture mereka menanggapinya.

Semuanya adalah seperti yang sudah diduga sebelumnya. Yakni mereka telah mendapatkan berbagai opini2nya, hal ini dalam sosial & politik, seiring bagaimana media sedikit-sedikit membaurkan beberapa ideologi dan resistensi. Barangkali media telah menjadi sebuah hal yang nyata bagi realitas mereka dalam menanggapi isu sosial & politik tanah air ini.

Yang seharusnya definisi politik itu luas, nyatanya dalam pandangan mereka adalah apa yang sering dilihat dalam sebuah berita-berita yang sedang marak ditayangkan di televisi. Dan berlabuhlah mereka pada sikap apatis, merasa takut, bahwa politik itu memang dunia yang penuh dengan tipu, intrik bahkan bisa lebih dari itu.

Untuk mencari sebab musababnya saja tidak hanya melulu menyalahkan media yang, mungkin, kurang seimbang dalam menyajikan porsi berita – yang banyak menamakan politik – untuk masyarakat. Akan tetapi peran pemerintah dalam perkembangan isu sosial politik dimasyarakat juga dirasa harus dipertanyakan kembali. Karena pada dasarnya kedua elemen itu, pemerintah dan masyarakat, adalah unsur-unsur yang ada didalam politik.

Jangan sampai pemahaman mereka, masyarakat, terhadap politik itu sebatas pada apa yang mereka lihat saja. Diperlukan suatu penataan kembali baik itu dalam lingkup pendidikan ataupun bidang lain yang bisa membantu pemahaman mereka yang belum menjangkau luas arti sebenarnya dari politik.

Lalu muncul pertanyaan? Apakah situasi ini dipelihara, agar masyarakat kurang peka dan bersikap tidak perduli? Setidaknya jawaban ini akan memenuhi kriteria jawaban dari beberapa koresponden yang mengatakan “Ah ibumah gak mau ikut2an politik, memusingkan, sama saja, mereka yang kaya tambah kaya, dan kita disini seakan tidak diperdulikan”

Padahal kalau dirunut kembali kedasar para penguasa atau pemimpin sebelum menjadi seorang yang ia capai adalah penyembah suara2 masyarakat, terutama rakyat biasa. Akan tetapi kesenjangan setelah para penguasa mencapai apa yang ia citakan selalu ada dan entah kenapa?

Kitapun mengetahui jawabannya tapi kadang jawaban itu dirasa susah untuk dirasa mereka yang ada diatas, duduk dan berdiri seakan tak perduli.

to be continued..

Published by

Muhammad Zaki

Alumnus Sastra Inggris UIN Bandung yang sedang mengejar Master Humaniora di tempat yang sama namun dalam jurusan berbeda yakni Sejarah Islam. Sesekali hiking, berpuisi, meneliti dan jalan-jalan.

2 thoughts on “Politik Sederhana: Dalam Pandangan Mereka”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *