in Sastra

Dibalik Cerita Indian Camp by Ernest Hemingway

Suatu karya itu pasti mempunyai hubungan dengan yang terjadi pada penulisnya baik yang terjadi ataupun yang dialami dan menjadi sebuah pengalaman yang berharga bagi penulis, dan menjadi sebuah karya baik itu berupa cerpen ataupun puisi. Selain karya sastra juga mempunyai konveksi dengan penulisnya dan itu sudah pasti bahwa karya sastra itu tidak luput dari pengalaman kehidupan dari penulisnya tersebut.

Karena sesuatu yang dihasilkan itu berasal dari pemikiran penulis tersebut, dan sangat mungkin bila dalam prosesnya itu penulis teringat kembali akan kejadian-kejadian yang pernah ia alami, lalu menambahkan sedikit imaginasi dan terciptalah suatu karya. Karya sastra yang bersifat nyata dengan apa yang telah terjadi atau bisa dibilang hasil apresiasi dari pengalam penulis menjadi sebuah tulisan yang aktraktif itu disebut juga satra realisme, seperti yang kita tahu bahwa teori realisme ialah melukiskan keadaan yang sebenarnya terjadi pada penulis, para penulis ini menggambarkan pengalaman yang terjadi baik pada masa lalu yang masih tersimpan diotak dan menjadi objek untuk dipublikasikan.

HB Jassin pernah menjelaskan bahwa dalam realisme digambarkan keadaan seperti yang sebenarnya, seperti yang dilihat oleh mata. Pengarang melukiskan dengan teliti, tanpa prasangka, tanpa tercampur tafsiran, tidak memaksakan kehendaknya sendiri terhadap pelaku dan pembacanya.

Dan itu yang membuat penulis sangat ingin tahu dan menganalisis apa yang ada dibalik cerita atau sastra yang lebih bersifat realisme, seperti dalam “ INDIAN CAMP “

Rumusan masalah

  1. Apakah nick dan bapaknya mempunyai hubungan dengan ernest hemingway dan ayahnya?
  2. Pesan apa yang disampaikan Ernest hemingway dalam cerita pendek ini?

Tujuan

Tujuan penulis dalam membahas dan menganalisis cerita-cerita dari “ INDIAN CAMP “ adalah untuk lebih mengetahui rahasia-rahasia yang terkandung dalam cerita tersebut, tidak hanya dari ceritanya saja kita mendapatkan gambaran apa yang ada dalam cerita tersebut, kita juga diajak untuk menulusuri cerita kehidupan dari penulis cerita ini. Sebelum ke pembahasan ada baiknya kita mengetahui realisme itu, untuk pengertian realisme itu sendiri telah disebutkan diatas yang tak lain ialah Realisme merupakan aliran kesusastraan yang melukiskan keadaan atau kenyataan secara sesungguhnya. Adapun realisme itu sendiri ada dua aliran yang pertama adalah realisme social dan kedua adalah realisme kritis.

Realisme Sosialis, metode dasar kesusasteraan dan kritik sastra Soviet , menuntut pengarang untuk memberikan penggambaran kenyataan yang penuh kebenaran dan konkret secara histories dalam perkembangan revolusinya. Sementara itu, kebenaran dan kekonkretan historis suatu pelukisan kenyataan artistik harus dikombinasikan dengan tugas pendidikan dan pemulihan ideologi pekerja dengan semangat sosialisme . (Fokema 1998: 23)

Adapun realisme kritis (critical realism) menerima realitas objektif dan kemungkinan diperoleh ilmu yang dapat dipecaya tentangnya, bahkan juga mengakui adanya presupposisi yang menyertai manusia ketika mereka mengetahui sesuatu yang mendorong pembahasan kritis tentang esensi pengetahuan seseorang tentang itu.

Dari pemaparan yang sedikit diatas penulis ingin membenarkan realisme apa yang ada dalam cerita ini, semoga pemaparan diatas bisa menjadi landasan yang kuat dan bisa diaplikasikan pada analisis ini.

PEMBAHASAN

Untuk membahas lebih lanjut kedalam pokok bahasan, ada baiknya kita mereview dulu cerita “ INDIAN CAMP “. Ernest Hemingway dalam ceritanya ini banyak menggunakan gambaran-gambaran tentang kehidupan keluarga yang sederhana tapi kelihatan lebih bersahaja, bisa dilihat ketika nick, bapak dan kakeknya pergi untuk memancing disbuah danau yang lumayan jauh dari rumahnya, saya sendiri menganggap memancing itu sebagai olah raga yang termasuk menyenangkan, dan nick selalu diajak oleh ayahnya jika akan melakukan olah raga yang bersifat laki-laki banget. Dalam cerita tersbut digambarkan bahwa ketika mereka sedang memancing tiba-tiba ada beberapa orang Indian yang menghampirinya dan menarik mereka ke sbuah tempat yang sedikit gelap dan sunyi seperti hutan yang tak berpenghuni, mereka bertiga tidak tahu mengapa mereka dibawa kesini,

“Where are we going, Dad?” Nick asked.

“Over to the Indian camp. There is an Indian lady very sick.”

“Oh,” said Nick

Tapi sang ayah ternyata tahu bahwa ini adalah Indian camp/tempatnya orang-orang Indian berkumpul dan tinggal, nick sangat takut pada awalnya karena dia mengira akan diculik oleh orang-orang Indian. Ternyata ketika hendak sampai diperkemahan orang-orang India, ada seorang wanita Indian yang sedang tergeletak dan merintih kesakitan, ternyata wanita itu akan melahirkan seorang bayi, lalu sang ayah langsung menolongnnya dan memberikan bantuan terhadap wanita tersebut, nick yang pada waktu bersamaan uga mengalami dua kejadian yang memilukan karena dissamping melihat wanita yang sedang merintih kesakitan, ternyata ada seorang laki-laki yang juga sedang melakukan ritual sebagai rasa emphaty terhadap sang istri yang sedang kesakitan, lantas apa yang dilakukan sang suami itu, adalah memotong kakinya. Nick berkata pada ayahnya untuk memberinya obat bius agar tidak terlalu sakit, tapi mana ada obat bius disini, ayahnya sangat sibuk sekali dengan keadaan seperti itu, karena dia juga boleh dibilang ahli dalam bidang ini.

“Oh, Daddy, can’t you give her something to make her stop screaming?” asked Nick.

“No. I haven’t any anaesthetic,” his father said. “But her screams are not important. I don’t hear them because they are not important.”

Akhirnya bayinya pun keluar dengan selamat, tapi ada kejadian yang sangat lucu dan juga sangat baik untuk dipleajari bahwa dari kejadian tersebut nick yang secara tidak sengaja melihat dan menyaksikan sendiri apa yang terjadi menjadi sangat ingin tahu apakah wanita yang selalu ingin melahirkan akan selalu seperti itu, dengan rasa sakitnya? Dan mengapa seorang laki-laki itu akan selalu berbuat sadis seperti itu ketika istrinya melahirkan?. Ayahnya hanya menjawab pertanyaan yang masih ia bisa jawab tanpa salah sedikitpun. Berikut kutipan pertanyaan yang dilontarkan nick terhadap ayahnya antara lain:

“Do ladies always have such a hard time having babies?” Nick asked.

“No, that was very, very exceptional.”

“Why did he kill himself, Daddy?”

“I don’t know, Nick. He couldn’t stand things, I guess.”

“Do many men kill themselves, Daddy?”

“Not very many, Nick.”

“Do many women?”

“Hardly ever.”

“Don’t they ever?”

“Oh, yes. They do sometimes.”

“Daddy?”

“Yes.”

“Where did Uncle George go?”

“He’ll turn up all right.”

“Is dying hard, Daddy?”

“No, I think it’s pretty easy, Nick. It all depends.”

Dari percakapan diatas kita sedikit menarik kesimpulan bahwa ayah nick merasa sangat bersalah karena telah membawa dan mengikut sertakan nick dalam kejadian seperti ini. Tapi ayahnya yakin bahwa nick bisa belajar dan dapat pengalaman yang baik untuk kedepannya.

In the early morning on the lake sitting in the stern of the boat with his father rowing; he felt quite sure that he would never die. Sedikit mengindikasikan ketakutan nick atas kejadian yang menimpanya di perkemahan tadi.

Apakah nick dan bapaknya mempunyai hubungan dengan ernest hemingway dan ayahnya?

Dalam cerita Indian camp kita pasti telah mengetahui beberapa karakter yang satu sama lain berbeda, ada nick, father dan pamannya, kita tahu bahwa nick selalu diajak berpergian oleh ayahnya, baik itu untuk pergi memancing ataupun berburu, hal ini untuk membangun karakteristik anaknya untuk tumbuh bersama mental bagus dan baik. Dan ayahnya yang mempunyai kesamaan dengan ayah Ernest Hemingway yang pada kenyataannya adalah seorang doctor yang selalu berpergian untuk mencari pasien, pada suatu saat ketika ayahnya mempunyai tugas untuk mengobati orang-orang Indian yang ada di the Ojibway Indians, nah kita sedikit dimudahkan dengan kata-kata bahwa ayah Ernest itu adalah seorang doctor yang pernah pergi ke perkemahan orang-orang India, dan sesekali mengajak Ernest untuk ikut melakukan perjalanan. Nah apakah ada kesamaan dengan cerita dari cerita pendek Indian camp yang menceritakan Nick yang diajak ayahnya ke sebuah perkemahan orang-orang India, Ayahnya melakukan operasi kecil terhadap perempuan yang akan melahirkan, tidak akan mungkin melakukannya kalau ayahnya tidak memiliki pengetahuan untuk menolong perempuan itu.

Sementara Nick yang kita kaitkan dengan Ernest itu sendiri adalah seorang anak kecil yang suka diajak berpergian oleh ayahnya, semisal berburu ataupun memancing dan juga berpergian. Memiliki kesamaan dengan kehidupan masa kecil Ernest itu sendiri yang mempunyai cerita sama dengan Nick yang sama-sama pernah mengalami hal tersebut. Bisa kita sebut bahwa cerita dari Indian camp ini ialah buah dari pengalaman Ernest pada masa kecil, dia menggambarkan kembali dengan pengembangan yang begitu indah, ide-idenya yang cemerlang bisa menjadikan Indian camp ini menjadi karya sastra yang besar atau bisa kita bilang masterpiece, karena ceritanya yang menarik kita untuk megetahui apa yang terjadi ditempat yang biasanya kita tempati.

Ada hal yang menarik yang perlu kita garis bawahi, bahwa dalam keadaan di cerita Indian camp kita menemukan adanya hubungan baik antara ayah dan bapak, ia siapa lagi kalau bukan Nick dan ayahnya, mereka terlihat sering berkomunikasi satu sama lain dalam cerita tersbut, seperti percakapan ketika seorang perempuan yang berjerit kesakitan dan Nick meminta ayahnya untuk memakai obat bius untuk mengurangi rasa sakit pada perempuan tersebut. Dan ayahnya pun menjawabnya dengan seksama. Kalau kita menilik pada pengalaman Ernest pada masa kecilnya dia sangat jarang sekali melakukan percakapan dengan ayah tercinta, mungkin karena beberpa factor yang menyebabkan itu terjadi, tapi jarangnya ayahnya dirumah dan seringnya berpergian ke luar kotamembuat mereka jarang melakukan percakapan ataupun duduk santai. Sampai pada akhirnya ayahnya melakukan bunuh diri pada tahun 1905. akan tetapi sifat bijaksana sang anak pada ayahnya sangat terlihat dari cerita Indian campini, Ernest sangat menyayangi ayahnya meskipun pada kenyataannya dia jarang berbicara ataupun melakukan percakapan sepatah kata dengan ayahnya, tapi dia dengan bijak menyampaikan rasa kasih sayangnya dalam cerita Indian campini.

Berikut percakapan yang dilakukan oleh Nick dan ayahnya : “Oh, Daddy, can’t you give her something to make her stop screaming?” asked Nick. “No. I haven’t any anaesthetic,” his father said. “But her screams are not important. I don’t hear them because they are not important.”

Jadi bisa kita tebak bahwa cerita ini realisme dan pernah dialami oleh penulis dan diceritakan kembali dengan sedikit tambahan-tambahan yang begitu pas untuk digabungkan.

Istilah realisme ini merujuk pada makna fakta-fakta nyata yang ada di sekitar kita. Fakta itu, tak lain dari ketimpangan, ketidakadilan, dan penindasan yang terstruktur rapi. Realisme tidak menampilkan narasi perwujudan keindahan Tuhan. Realisme tidak berbicara tentang erotika alam. Realisme lebih berbicara kepada fakta yang sebenarnya terjadi dibalik keindahan Tuhan dan erotika alam tersebut.

Tidak hanya selalu dari alam, karena fakta-fakta yang terjadi lebih dekat pada makhluk hidup itu sendiri, jadi pengalaman juga merupakan fakta dari masa lalu. Apakah masuk analisis saya tentang Indiancampini?

Ernest Hemingway tidak hanya dalam cerita ini saja yang menggambarkan pengalaman asli dan pernah dialami oleh dia, ada beberapa cerita pendek lainya yang selalu dikaitkan dengan kehidupan Ernest Hemingway pada masa dimana belum menulis sebuah cerita.

Pesan apa yang disampaikan Ernest hemingway dalam cerita pendek ini?

Ketika kita berbicara pesan dan kesan apa yang disampaikan penulis terhadap pembaca, pasti kita harus memahami plot, pengkarakteran, setting, ataupun akhir dari cerita tersebut. Hal Itu untuk memudahkan pembaca untuk menganalisis cerita tersebut. Baik kita mulai dari Ernest Hemingway itu sendiri, seperti yang kita ketahui bahwa selama hidupnya Hemingway pernah menjadi reporter dan pernah juga ikut palang merah internasional yang berkerja di Italia.Adakesan bahwa ia mempunyai rasa kasih yang tinggi. Karena pekerjaan yang dulu pernah ia lakukan selalu mengaitkan fakta-fakta yang terjadi, baik itu buruk ataupun bagus. Rasis hanya akan membawa ita pada perselisihan, ayah Nick tidak meminta imbalan atas kerjanyamembantu melahirkan seorang anak dari perempuan Indian. Yang diutamakan oleh ayah Nick adalah saling tolong menolong terhadap sesama, agar tercipta kehidupan rukun meskipun berbeda ras atau suku.

Dalam cerita Indian camp kita bisa lihat orang kulit putih sama orang Indian yang pada kenyataannya selalu ada perselisihan diantara mereka, tapi dalam cerita ini Ernest membalutnya dengan sentuhan-sentuhan yang luar biasa, yang membawa pembaca bahwa mereka hidup rukun sama lain. Bahwa tak ada perbedaan yang merugikan, satu sama lain saling menguntungkan.

Adajuga pesan yang digambarkan Ernest untuk ayahnya tercinta yang telah tiada, Ernest sangat menyayangi ayahnya meskipun ia jarang bertemu dan jarang melakukan percakapan sehari-hari dengan waktu lama, sehingga sampai akhirnya ayahnya meninggal. Tapi hal itu tak lantas mebuyarkan perasaan Ernest pada ayahnya, pada akhirnya ia meluapkan rasa kasih sayangnya dengan menulis cerita tentang Indian camp yang kita tahu ada karakter ayah dan Nick mempunyai hubungan yang sangat erat dan terlihat harmonis.

Ernest Hemingway adalah seorang penulis minimalist, karena dia dulunya adalah seorang reporter yang sering menulis beberapa artikel mengenai apa yang telah ia rekam. Itu sebabnya ia selalu ,menjadikan latar belakang/background masa lalu dirinya sebagai tema yang diangkat. Karena itu sangat mudah sekali, hanya tinggal menambahkan pengembangan terhadap cerita-cerita lainya. Dibawah hanya sediit mengulang percakapan antara ayah dan Nick:

“Do ladies always have such a hard time having babies?” Nick asked.

“No, that was very, very exceptional.”

“Why did he kill himself, Daddy?”

“I don’t know, Nick. He couldn’t stand things, I guess.”

“Do many men kill themselves, Daddy?”

“Not very many, Nick.”

“Do many women?”

“Hardly ever.”

“Don’t they ever?”

“Oh, yes. They do sometimes.”

“Daddy?”

“Yes.”

“Where did Uncle George go?”

“He’ll turn up all right.”

“Is dying hard, Daddy?”

“No, I think it’s pretty easy, Nick. It all depends.”

They were seated in the boat. Nick in the stern, his father rowing. The sun was coming up over the hills. A bass jumped, making a circle in the water. Nick trailed his hand in the water. It felt warm in the sharp chill of the morning.

In the early morning on the lake sitting in the stern of the boat with his father rowing; he felt quite sure that he would never die, 1924.

KESIMPULAN

Akhirnya kita sampai pada kesimpulan dari analisis cerita pendek “ Indian Camp “ karya Ernest Hemingway, penulis memakai teori realisme atau pendekatan secara histories kepada Penulis Cerita Indian camp.

Realisme ialah merujuk pada makna fakta-fakta nyata yang ada di sekitar kita. Fakta itu, tak lain dari ketimpangan, ketidakadilan, dan penindasan yang terstruktur rapi. Realisme tidak menampilkan narasi perwujudan keindahan Tuhan. Realisme tidak berbicara tentang erotika alam. Realisme lebih berbicara kepada fakta yang sebenarnya terjadi dibalik keindahan Tuhan dan erotika alam tersebut.

Dari atassanasaya berpikiran bahwa pengalam juga termasuk fakta-fakta yang bisa dijadikan modal analisis didalam pembahasan ini, tidak harus fakta-fakta yang ada dialam kita.

Dalam cerita tersebut dikenalkan bahwa terdapat kesamaan antara Nick, ayahnya dan Ernest Hemingway dan Ayahnya. Karena kita tahu bahwa ayah dari 2 cerita berbeda ini mempunyai peranan sama yaitu doctor, sementara itu Nick dan Ernest Hemingway ialah anak kecil yang selalu diajak berburu, mincing ataupun melakukan perjalanan. Semua itu sama seperti yang terjadi pada Ernest sendiri ketika ia masih kecil.

Adapu pesan dan kesan telah penulis jawab bahwa ada pesan dan kesan baik terhadap dunia bahwa rasisme itu hal yang tidak bagus, dan rasa solidaritaslah yang bisa menguntungkan kita.

Mungkin hanya sedikit kesimpulan yang bisa ditarik dari pembahasan diatas, saya harap bisa berkenan dihati para pembaca.

Muhammad Zaki Al-Aziz

Alumnus Sastra Inggris UIN BDG, Mahasiswa Pasca SKI UIN, Marketer Online, Blogger, Activist, Studies Lover, Free Thinker, Writer, Founder of sastrajingga.com & Co-founder of "Comming soon yukdiskusi.com. Contact me @ZakiiAydia

Tinggalkan pesan

Comment