Jalan Telah Ada; Mengapa Engkau Masih Menunggu?

Sang pencerah telah mencerahkan Ia datang bak surya semua semesta alam Ia disinyalir yang didamba dari pelbagai keyakinan Yang mendamba tak percaya lantaslah ia bertolak belakang Oleh karena banyak hal Mereka tak menerima Bahwa ia adalah yang dijanjikan Surya menyinari dan lantas ia pergi Taqdir kehidupan ialah suatu kepastian Ia Meninggalkan kita Tapi ia meninggalkan berjuta cahaya Wasiat tak terhingga Bekal manusia dibumi Suatu jalan terindah Bila kita menegakan

Suatu Perpisahan

Kudaku, lekas aku akan kembali pada peraduan Entah kapan kita akan berpisah Tapi itu merupakan keniscayaan Bahwa aku akan terbang meninggalkanmu Kudaku, akupun tak tahu bila engkau bertanya Hendakkah kau kembali bersemayam lagi Yang aku tahu aku takan pernah kembali Hanyalah sekali aku berada dibumi tua ini Tapi aku yakin bahwa saudaraku masih akan berlabuh Ke dunia ini bersemayam dengan teman-temanmu yang lain Hanya dialah yang mampu melakukannya Dia yang pertama kali menghempaskanku padamu Dialah juga yang merangkul aku kembali Terpisah denganmu dan dengan waktu-waktu yang lalu Kudaku, janganlah engkau bersedih, itu takan mengembalikan semuanya Tidurlah dengan nyenyak ketika para malaikat menjemputku Semoga semua bekalku menjadi kunci penerang Menembus nirwana.