in Kajian Budaya, Sastra

Bruce Lee; Sikap & Pembangkangannya Terhadap Penjajah

Perkembangan industri film sekarang ini telah mencapai hasil yang gemilang. Sebuah pencapaian yang membutuhkan waktu yang sangat lama sebagai sebuah proses menuju industri besar seperti sekarang. Semenjak dari zaman gaya hitam putih charlie chaplin sampai film-film animasi 3d seperti harry potter dan sebagainya, industri film bukan hanya mengalami kemajuan yang sangat gemilang akan tetapi secara bersamaan maka terbentuk pulalah masyarakat yang kecanduan akan film, konsumer. Mungkin ada beberapa hal yang bisa menjadi indikator penyebab hal itu terjadi.

Saya tidak akan banyak menjelaskan faktor-faktor penyebab itu dengan secara detail karena saya tahu betul bahwa untuk menjelaskannya akan membutuhkan penjelasan yang menggunakan metode yang pastinya tidak sedikit. Untuk sedikit gambaran mengenai indikator diatas mungkin adalah yang pernah dilontarkan para ilmuwan terdahulu bahwasanya; sebuah industri itu adalah penawaran dari kaum kapitalis terhadap masyarakat yang jenuh karena sikap kaum kapitalis di era kapitalisme akut. Oleh karena film itu menghibur maka kebanyakan dari mereka senantiasa tidak sadar sedang berada ditahap selanjutnya dari sebuah kejenuhan yang dibiaskan.

Bentuk film yang pernah menghiasi dunia pun beragam mulai dari komedi, drama, tragedi sampai horor pernah menjadi sebuah trend didunia. Namun apakah film memang tidak dimasuki unsur-unsur politis, propaganda? Pertanyaan seperti inilah yang sebenarnya menjadi sebuah pondasi penting bagi kita yang notabennya adalah penikmat film, konsumer.

Menjadi konsumer yang pasif dizaman globalisasi akan senantiasa melihat dirinya itu lemah dan tiada sanggup untuk menanggulangi arus tersebut. Sebaliknya bersikap aktif dan reaksioner dan berpikir kritis dizaman sekarang ini akan membawa kita kepada sebuah pemikiran yang cenderung pesimis.

Sebuah film sekarang ini bukan hanya sebuah tontonan semata yang menghibur kita melainkan sebuah mediasi yang sering dipakai sebagai senjata yang sangat akurat bagi orang yang berkepentingan. Unsur-unsur itu terlahir karena sifat manusia yang berpikir dan mampu menggunakan apa yang mereka ciptakan.

Kita mulai contoh dari Adolf Hitler yang senantiasa memanfaatkan tekhnologi sebagai alat propaganda terampuh pada zaman pemerintahannya. Adolf hitler tahu betul bahwasanya kehadiran media seperti radio, televisi dan radio itu sangatlah bermanfaat untuk menjalankan ideologi yang diembannya. Setelah Hitler maka muncul Rambo dengan gambaran seorang pahlawan yang hebat yang berjuang dimedan perang sehingga wajah-wajah Eropa menjadi wajah yang tidak berdosa dimata dunia.

Masih banyak contoh yang tidak saya tuliskan disini karena keterbatasan waktu dan bukan waktu yang tepat untuk menuliskan contoh yang banyak adalah sebuah pertimbangan bagi penulis. Namun dari kedua contoh tersebut mungkin ada benarnnya bila kita sematkan media – bersama antek-anteknya – pada alat kekuasaan yang ampuh dizaman sekarang ini.

TV (Film) dan Kajian Budaya

Tidak dipungkiri bahwa perkembangan film dizaman sekarang telah mendapat tempat yang khusus didalam bidang ilmu kajian budaya. Oleh karena itu tadi bahwasanya sekarang ini film diyakini bukan hanya semabarang film akan tetapi menjadi wadah bagi orang-orang yang ingin menyebarkan apa yang mereka harapkan.

Iklan disinyalir menjadi satu buah contoh yang paling banyak dianalisis oleh sarjana-sarjana terkait simbol, bagaimana iklan membuat orang menjadi terpengaruh. Pun hal itu terjadi pada film yang notabennya sering dianggap hiburan oleh orang-orang.

Singkatnya film menjadi subjek dalam kajian budaya disinyalir karena ada sebahagian orang yang ingin mengambil sebuah citraan untuk memperbaiki diri yang banyak dianggap salah. Salah dalam arti kebanyakan umum namun orang yang dianggap salah senantiasa tahu bagaimana cara untuk mengatasi problema tersebut.

Rambo; adalah bentuk nyata bagaimana ideologi ingin disampaikan untuk menyerang balik anggapan orang-orang tentang Amerika di dalam perang vietnam. Sontak ketika orang-orang vietnam menganggap Amerika adalah penjajah yang sangat kejam maka tak bisa dielakan bahwa Rambo telah menjadi pahlawan di dunia. Hal-hal yang seperti itulah yang ingin dikaji oleh kajian budaya bila berbicara secara sederhana. Karena kajian budaya mempunyai definisi ruang lingkup berbeda dengan budaya-budaya lainnya secara umum.

Kebangkitan Yang Terjajah

Kritik melingkar sering terlontar karena pada kenyataanya manusia itu berpikir untuk tidak mau menerima sesuatu yang tak pantas untuk diterima. Thesis Antithesis dan Sintesis adalah suatu bingkai harmoni dalam kehidupan kita sekarang ini. Kabur semuanya pudar oleh pandangan-pandangan yang terbebaskan oleh demokrasi akut.

Orang yang terhegemoni pernah menjadi perbincangan yang hangat dalam diskursus filsafat. Bagaimana lahirnya suatu kata poskolonialisme pada dasarnya adalah suatu ketidak benaran atas pandangan barat mengenai timur. Edward said, spivak dan Bruce Lee pun masu pada kategori ini dari pionir-pionir terdepan garda ini.

Akan tetapi Bruce Lee berjuang pada medan yang berbeda dengan mereka – para ilmuwan – Bruce Lee bersikap ambivalisme pada dirinya. Yakni bahwa dengan menggunakan media dia juga mampu menyerang balik apa yang sering barat/penguasa lakukan kepada yang terjajah.

Melalui film lah Bruce Lee menemukan suatu wadah bagi apa yang ingin diungkapkan kepada dunia, dan Bruce Lee berhasil!!Way of Dragon bila anda teliti secara seksama bisa diterawang dan dilihat ada suatu parikel-partikel penting dari bagaimana Bruce Lee ingin mengcounter attack them.

Secara singkatnya dalam Way of Dragon Bruce Lee datang ke Italia, dia diundang oleh anggota komunitas China – sebagai pemilik restoran China – yang selalu diganggu dan dijajah oleh para bandit di Italia. Bruce Lee mencitrakan bahwa didalam dirinya terdapat suatu rasa nasionalime tinggi, karena dia membawa kungfu yang khas dari China.

Dan memang benarlah ketika didapati suatu dialog yang kurang lebih temanya adalah pertarungan antara orang-orang yang menganggap kungfu China adalah lebih rendah dari Boxer dll. Bruce Lee ingin merubah citraan tersebut dengan menunjukan bahwa hal tersebut tidak demikian, dan Bruce Lee berhasil.

Tidak sampai disitu Bruce Lee cerdik dengan menilai bahwa tidak hanyala dari orang-orang barat yang selalu menjajahnya akan tetapi ia berpikir bahwasanya dipihak China – Boneka Barat – ditampilkannya sebagai pengkhianat dipihak italia dan direstoran itu.

Puncaknya adalah ketika orang italia tak mampu untuk melawan Bruce Lee – yang memang dia handal lah ~_^ – Orang Italia meminta bantuan kepada orang-orang yang memiliki kemampuan terbaik didalam ilmu bela diri. Dan yang menjadi partner sebagai lawan Brucee Lee sekarang ini adalah dua orang yang berasal dari negara Jepang dan Amerika.

Kalau kamu tahu betul apa yang dibahas dalam poskolonial maka sejarah adalah salah satu elemen penting yang harus kamu ketahui. Bruce Lee meskipun saya sangka dia tak berpikir secara ilmuan tapi rasa alami dari keadaan yang terjajah mengatakan apa yang ilmuan katakan. Amerika dan Jepang telah mempunyai andil dalam pembentukan China namun dalam dunia gelapnya, andilnya adalah dengan cara menjajah orang-orang China. Dan kita perlu tahu bahwa kata-kata menjajah ini bukan hanya menunjukan suatu kondisi yang seperti portugis menjajah indonesia, belanda menjajah indonesia namun memliki arti yang begitu luas tapi esensinya adalah kebuasan.

China Sekarang Ini

Kalau membicarakan China sekarang ini saya sepantasnya serahkanlah kepada kalian yang mungkin tahu juga keadaaan sekarang bagaimana. Bila saya menjelaskan maka secara detailnya saya terangkan bahwa China sekarang adalah salah satu negara yang kuat; baik ekonomi dan militernya.

Ada banyak pembelajaran yang bisa kita dapatkan dari pembahasan diatas yakni kita harus bersikap kritis terlebih dahulu dalam mendapatkan informasi, jangan mudah terbawa arus citraan yang menyilaukan mata. Perlu berbenah diri untuk negeri ini karena negeri ini sedang tidak stabil.

Tinggalkan pesan

Comment