in Karya-karyaku, Sastra, Sejarah

Analisis dari The Origin of species “Charles Darwin”

A. PENDAHULUAN

Karya-karya ilmiah yang pernah lahir dari beberapa ilmuan terkemuka, yang sampai sekarang masih dianggap menjadi buah bibir buat kita khususnya dan buat para ilmuwan pada umumnya. Apa karya yang ilmiah itu? Karya ilmiah itu adalah karya yang ditulis berdasarkan fakta, data dan penelitian yang berlangsung tidak sebentar. Lalu kenapa masih menjadi sebuah pertanyaan bagi kita? Karena bukti-bukti ilmiah yang mereka ungkapkan berbenturan dengan realita atau fakta yang juga memberatkan pada karya ilmiah tersebut. Sehingga menjadi pembahasan utama dalam mengembangkan ilmu, efek dari karya tersebut sangatlah besar dengan adanya tulisan-tulisan dari para ilmuwan dulu, mempengaruhi terhadap masa yang akan datang, dan juga menimbulkan wacana baru.

Dalam hal ini aku ingin membahas tentang teori Darwin dalam the origin of species, yang telah dibahas diperkuliahan oleh teman-teman dan juga dosen. Banyak silang pendapat tentang teori Darwin, khususnya kita membahas tentang hubungan sastra dan teori Darwin. Untuk pertama kalinya aku membahas karya ilmiahnya Darwin yang terkenal yaitu the origin of species. Bingung dan rumit ketika berpikir apa hubungan karya sastra dengan teori Darwin? Untuk membahas lebih lanjut lagi tentang hubungan karya sastra dengan teori Darwin, aku akan sedikit mengurai dipembahasan.

B. PEMBAHASAN

Ketika aku ditanya oleh teman dekatku dengan pertanyaan yang sulit sekali untuk dijawab, meskipun selama ini aku bergelut dengan karya-karya sastra, novel, puisi ataupun bahasa, akan tetapi akan lebih sulit jika mendefinisikan apa itu sastra secara detailnya. Oleh karena itu aku sedikit mengutip dulu pernyataan plato yang mengatakan bahwa sastra adalah sebuah karya tiruan realitas, yang nota bene adalah wujud tiruan dari dunia ide. Nah dari sini juga kita bisa menjadikan patokan bahwa ketika seseorang menulis itu pasti ada sebuah ide dan akibatnya sastra jauh dari kebenaran akan tetapi bisa mempengaruhi keadaan sekitarnya. Jadi yang ditulis Darwin dalam the origin of species itu sudah masuk kategori yang didefinisikan plato, betulkah begitu?

Teori evolusi Darwin yang sangat terkenal itu telah banyak melahirkan kontroversi-kontroversi baik dikalangan gereja dan ilmuwan itupun sendiri, karena ke-extremanya dalam berpikir. Darwin mengatakan bahwa asal usul kehidupan sekarang itu berasal dari masa lampau dan evolusi terjadi karena adanya seleksi alam (natural selection). Akan tetapi Evolusi pada makhluk hidup adalah sudah terbukti tidak benar. Apabila anda masih menemukan pelajaran atau media yang mengulas evolusi, itu dinamakan propaganda atau doktrin dari para atheis untuk mengaburkan agama anda. Evolusi adalah teori yang gagal.

Sementara aku alihkan dulu pembicaraan tentang teori evolusi dan aku fokuskan lagi pada pembahasan, Darwin mempunyai ide yang creative sekali dalam hal ini, dimana dia bisa mengexpresikan pemikirannya melalu penelitian yang cukup lama dan akhirnya dibukuka yang kita kenal seperti sekarang ini. Karya ilmiah tersebut banyak melahirkan wacan-wacana baru dalam perkembangan dunia selanjutnya, dan terbukti bahwa karya Darwin yang banyak dibantah dan ditolak oleh berbagai kalangan, bisa memberikan kontribusi juga bagi perkembangan dunia selanjutnya.
Bermula dari ide kreativ dan didukung oleh dasar filosofi yang kuat, gagasan yang dikemukakan memiliki pengaruh melampaui disiplinnya (lahir karena adannya persamaan ide), pemikirannya dapat dibuktikan secara ilmiah, Darwin melakukan serangkain observasi. Dan itu yang melahirkan wacana-wacana baru. Begitu juga dengan karya sastra.

Mungkin tidak kalau aku mengeluarkan statement bahwa karya Darwin ini adalah karya sastra ilmiah. Karya yang lahir dari pemikiran sang penulis didasari rasa keingintahuan dan sangat berpengaruh sekali kepada perkembangan zaman, prosesnya sama dengan pengaruh-pengaruh karya sastra yang lain. Contoh pengaruh besar yang terjadi akibat adanya teori evolusi Darwin adalah survival of fittest nya Adolf Hitler yang kita kenal tentang pembantaian orang-orang yahudi pada zaman perang dunia ke II, teori Darwin sangat mengilhami sekali akan pemikiran Adolf Hitler. Paerbaikan ras dan teori egenika sangat kental dengan teori evolusinya Darwin.

C. KESIMPULAN

Alhamdulilla akhirnya rampung juga tugasku tentang the origin of species Dan hubungannya dengan sastra. Baik itu karya ilmiah dan karya sastra mempunyai fungsi yang sama baik sebelum lahirnya pemikiran atau karya tersebut bersama dengan prosesnya dan juga efeknya yang kerap mempengaruhi perkambangan zaman. Karena penyajiannya yang baik dan menggunakan bahasa-bahasa metaphor dan literer. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

Tinggalkan pesan

Comment