in Budaya

Aku, Kecintaanku, Untuk Indonesia

Sudah waktunya bagi kita untuk membuka mata kita jauh ke luasnya nusantara, menjelajahi setiap kepingan sejarah yang menawan dan memberikan kesejukan ketika mendapatinya. Bukankah kata orang-orang kita hidup ditanah yang menurut mereka sebagai negara yang hilang yang lebih dikenal Atlantis. Marilah sedikit demi sedikit kita ayomi indahnya nusantara bumi kita, dimana perbedaan tidak menjadi penghalang. Malahan hal itu yang membuat kita itu tumbuh menjadi satu dalam persatuan.

Aku perlu bangga menjadi orang yang terlahir dari bumi Indonesia ini, dimana beragam kebudayaan menghiasi Nusantara menjadi berwarna setiap aku pergi melancong dari Sabang sampai merauke. Betapa indahnya perbedaan. Meskipun dari keberagaman tersebut akan pula melahirkan pola-pola bahasa yang berbeda dan mungkin sama sekali tidak bisa dimengerti, akan tetapi bumi Indonesia mempunyai satu bahasa yang menjadi tonggak penting persatuan kita. Yang kita kenal sebagai bahasa pemersatu (Lingua franca) yaitu bahasa Indonesia. Dengan begitu perbedaan diatas tidak lantas menjadi penghambat bagi kita.

Setiap pulau, setiap, kota, setiap daerah dan setiap saat akan mempunyai cerita berbeda, dalam artian semuanya yang aku lalui mempunyai cerita-cerita/sejarah yang sangat unik. Bumi Indonesia mempunyai kekayaan khazanah sastra/kebudayaan/sejarah/alam yang melimpah ruah. Hal itu yang membuatku ingin mengenal satu persatu indahnya Indonesia. Meski sangat sulit untuk menjelajahi langsung ke sumber-sumbernya, akan tetapi sekarang sudah banyak fasilitas yang mampu menjadi kurir yang mengenalkan keberagaman-keberagaman Indonesia. Meskipun begitu hal tersebut tidak menjadikan keinginanku menciut untuk pergi langsung ke tempat-tempatnya.

Memang benar juga dengan apa yang telah dikatakan Pak Sukarno (Mantan presiden kita). Bahwasanya kita disuruh jangan pernah melupakan sejarah, jangan pernah menutup cermin masa lalu kita untuk disimpan di atas lemari yang hampa. Belajarlah dari apa-apa yang telah dilalui, berkacalah pada setiap waktu yang telah dilalui, karena yang demikian itu adalah guru yang bisa dijadikan panutan masa selanjutnya. Aku berterima kasih pada seorang bung Karno atas perkataannya `JASMERAH`.

to be continued*

Tinggalkan pesan

Comment